Rabu, 22 Oktober 2014  Pukul : 10:06 wib
..:: Website ini disajikan sebagai pusat informasi tentang SMK Negeri 1 Bulakamba ::..

Implementasi E-learning di SMK ICT Center

Latar belakang

  1. Perkembangan teknologi digital yang memungkinkan kegiatan pembelajaran berlangsung dengan lebih atraktif dan interaktif serta bisa diakses kapanpun dan dimanapun
  2. Renstra 2010-2014 Direktorat PSMK yang menyatakan bahwa pada tahun 2014, SMK yang mengimplementasikan e-pembelajaran mencapai 70%

Pengertian

ICT-Based Learning atau Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan proses pembelajaran dengan memanfaatkan media-media TIK seperti komputer, LCD proyektor, sistem audio video dan jaringan komputer

Unsur dalam Pembelajaran Berbasis TIK

  • Struktur
    • Standar Kompetensi
    • Kurikulum
  • Metodologi
    • On-line (distance learning)
    • Off-line (CD, DVD, Flash memory)
    • Tatap muka (Pembelajaran dalam kelas berbasis multimedia)
  • Implementasi
    • Kegiatan belajar mengajar
    • Sumber referensi
    • Uji kompetensi dan Sertifikas

Lingkup Implementasi Pembelajaran Berbasis TIK

Multimedia classroom

  • Multimedia classroom merupakan aktivitas belajar mengajar di dalam kelas dengan menggunakan perangkat multimedia berbasis komputer
  • Kebutuhan sistem
    • Hardware
      • LCD proyektor
      • Screen/bidang sorot
      • Loudspeaker
      • Komputer untuk instruktur
      • Jaringan komputer
      • Komputer untuk siswa
      • Smartboard
    • Software
      • Sistem Operasi
      • Aplikasi webserver dan database
      • Software untuk presentasi
      • Software pemutar audio video
      • Remote desktop
      • Bahan Ajar (berbasis Powerpoint, Flash, Video, Audio, Software simulasi)
    • Brainware
      • Guru
      • Administrator jaringan

Virtual/Digital Library

  • Virtual/Digital Library merupakan perpustakaan yang koleksinya berupa konten dalam format digital baik yang berbasis teks, audio, maupun video
  • Kebutuhan sistem
    • Hardware
      • Server
      • Jaringan komputer
    • Software
      • Sistem Operasi
      • Aplikasi webserver dan database
      • Software virtual/digital library
      • Konten digital (berupa teks, audio, video)
    • Brainware
      • Administrator

E-Learning/E-Pembelajaran

  • E-Learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain. (Darin E. Hartley, 2001)
  • Kebutuhan sistem
    • Hardware
      • Server
      • Jaringan komputer
    • Software
      • Learning/Course Management System
      • Bahan Ajar (berbasis Powerpoint, Flash, Video, Audio, Software simulasi)
    • Brainware
      • Administrator (ICT staff)
      • Guru
      • Siswa

Manfaat e-pembelajaran

  • Pembelajaran dari mana dan kapan saja (time and place flexibilty)
  • Bertambahnya interaksi antara peserta didik dengan guru atau instruktur (interactivity enhancement)
  • Menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas (global audience)
  • Mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran (easy updating of content as well as archivable capabilities)

Tim penunjang dalam E-Pembelajaran

  • SME (subject matter expert)

nara sumber dari pelatihan yang disampaikan

  • ID (instructional designer)

bertugas untuk secara sistematis mendesain materi dari SME menjadi materi e- learning dengan memasukkan unsur metode pengajaran agar materi menjadi lebih interaktif, lebih mudah dan lebih menarik untuk dipelajari

  • GD (Graphic Designer)

mengubah materi text menjadi bentuk grafis dengan gambar, warna, dan layout yang enak dipandang, efektif dan menarik untuk dipelajari

  • LMS Administrator

Mengelola sistem di website yang mengatur lalu lintas interaksi antara instruktur dengan siswa, antarsiswa dengan siswa lainnya.

Levelling dalam implementasi Pembelajaran Berbasis TIK

  • Tahap 1 (Pembelajaran berbasis Multimedia)
    • Guru dan siswa menguasai dasar TIK (mengoperasikan Software Office dan Internet)
    • Pembelajaran dalam kelas dilakukan dengan presentasi powerpoint, software simulasi, audio, dan video
  • Tahap 2 (Pemanfaatan Jaringan Komputer)
    • Tahap 1
    • Sekolah memiliki koneksi intranet dan internet
    • Sekolah memiliki website
  • Tahap 3 (Mengenal e-learning/e-pembelajaran)
    • Tahap 2
    • Sekolah memiliki virtual/digital library
    • Sekolah menginstal Software Learning Management System (LMS) namun penggunaannya masih belum maksimal
  • Tahap 4 (Mengimplementasikan e-learning/e-pembelajaran)
    • Tahap 3
    • Sekolah memiliki Software LMS yang telah digunakan secara maksimal untuk pembelajaran jarak jauh dan ujian Online
  • Tahap 5 (Integrasi dengan SIM)
    • Tahap 4
    • Sekolah memiliki LMS yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Sekolah

Program pendukung

  • DitPSMK
    • Pengembangan Bahan Ajar Berbasis TIK (BSE dan Powerpoint BSB TIK)
    • Website Berisi Bahan Ajar (BSE, Powerpoint BSB TIK, Video)
    • Forum (forum.ditpsmk.net)
    • Education Management Information System SMK INVEST sebagai prototip dari standar SIM SMK
    • Bantuan perangkat pembelajaran berbasis TIK
    • Bantuan pemberdayaan layanan TIK SMK
  • Opensource
    • Moodle (Learning Management System)
    • Ganesha Digital Library (Virtual/Digital Library)
    • iTALC (Intelegent Teaching And Learning with Computer)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 

Sebagai subsistem pendidikan nasional, tanggung jawab terbesar yang diemban SMK NEGERI 1 Bulakamba adalah membangun bangsa melalui Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Karena itu SMK Negeri 1 Bulakamba harus selalu berada pada posisi terdepan dalam setiap upaya pembaharuan pendidikan khususnya dalam bidang Pendidikan Teknologi dan Kejuruan.
Menyadari posisi tersebut lembaga ini telah berketetapan hati untuk menjadi Lembaga diklat kejuruan yang berstandar internasional. Untuk mewujudkan semua itu SMK Negeri 1 Bulakamba dalam segala aspek harus berstandar pada standar dan mindset yang berlaku secara internasional.
Sebagai langkah awal untuk menjadi lembaga bertaraf internasional, SMK Negeri 1 Bulakamba selalu berupaya mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen mutu (quality management system) sesuai standar ISO 9001 : 2008
SMK Negeri 1 Bulakamba, Displin, Unggul, Terampil dan Amanah untuk mewujudkan mutu organisasi yang Akuntabel, Partisipatif, Inovatif dan Kreatif

Komentar Anda

Arsip

Kategori