<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SMK N 1 BULAKAMBA * TEKNIK AUDIO - VIDEO</title>
	<atom:link href="http://smkn1bulakamba.sch.id/av/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://smkn1bulakamba.sch.id/av</link>
	<description>Belajar Berlatih dan Berkarya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Nov 2011 03:20:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Sekilas tentang Konversi Kaset ke CD</title>
		<link>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/sekilas-tentang-konversi-kaset-ke-cd/</link>
		<comments>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/sekilas-tentang-konversi-kaset-ke-cd/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 01:31:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaprog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[audio]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[konversi]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[produktif]]></category>
		<category><![CDATA[Tip]]></category>
		<category><![CDATA[trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://smkn1bulakamba.sch.id/av/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[Materi konversi kaset ke cd tergolong baru di kurikulum KTSP spektrum 2008 untuk kompetensi keahlian teknik audio video. Sehingga guru dituntut untuk banyak belajar sebelum menyampaikan isi materi tersebut. Kalo dilihat muatan dari isi kompetensi materi konversi merupakan pengalih generasian teknologi, yaitu dari teknologi audio analog ke teknologi audio digital. Hal ini dimungkinkan untuk menjembatani [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://smkn1bulakamba.sch.id/av/wp-content/uploads/2011/09/konver-CD.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-193" title="konversi kaset ke CD" src="http://smkn1bulakamba.sch.id/av/wp-content/uploads/2011/09/konver-CD-300x288.jpg" alt="" width="300" height="288" /></a>Materi konversi kaset ke cd tergolong baru di kurikulum KTSP<span style="color: #ff0000;"><em> spektrum 2008</em></span> untuk kompetensi keahlian teknik audio video. Sehingga guru dituntut untuk banyak belajar sebelum menyampaikan isi materi tersebut. Kalo dilihat muatan dari isi kompetensi materi konversi merupakan pengalih generasian teknologi, yaitu dari teknologi audio analog ke teknologi audio digital. Hal ini dimungkinkan untuk menjembatani alur perubahan teknologi supaya teknologi lama dapat difungsikan ke teknologi baru tanpa langsung meninggalkannya di masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa yang harus dipersiapkan untuk materi konversi ini adalah&#8230;. :tkp</p>
<ol>
<li>Guru harus menguasai teknologi perekaman analog, teknologi perekaman dengan menggunakan pita kaset magnetik.</li>
<li>Guru harus menguasai teknologi komputer, terutama program perekaman dan program burning CD.</li>
<li>Guru harus dapat menginstalasikan tape player (perangkat audio analog), dengan perangkat komputer yang nantinya untuk merekam.</li>
</ol>
<p>Adapun beberapa program perekaman yang sering digunakan untuk keperluan konversi diantaranya : :ngacir2</p>
<ol>
<li><em><strong>Sound Recorder</strong></em>, program ini adalah bawaan dari windows memiliki fitur yang standar file audio tersimpat dalam format WAV yang merupakan format default dalam perekaman audio ke komputer.</li>
<li><em><strong>Cool Edit Pro</strong></em>, program ini harus diinstal terlebih dahulu memiliki fitur yang lumayan bagus sehingga file audio bisa disimpan ke dalam format yang berbeda-beda setelah direkamkan.</li>
<li><em><strong>Adobe Audition 1,5</strong></em>, program ini memiliki fitur yang nyaris sama dengan cool edit pro hanya program ini harus diinstal terlebih dahulu ke komputer.</li>
<li><strong><em>Corel Video Studio 12</em></strong>, program ini selain bisa untuk mengedit audio juga bisa untuk merekam dari kaset ke komputer dan mengeditnya supaya hasil perekaman lebih berkualitas.</li>
<li><em><strong>Audacity</strong></em>, program ini juga memiliki fitur yang bagus dan perekaman yang detail.</li>
<li>Dan masih banyak program-program lain untuk perekaman&#8230;&#8230;</li>
</ol>
<p>Untuk menjadikan file audio yang sudah terekam di komputer, langkah akhir dari konversi kaset ke CD adalah dengan program Nero Smart sebagai program burning untuk mengcopikan ke CD (Compact Disk).</p>
<p>Demikian ulasan tentang konversi kaset ke CD semoga bermanfaat bagi yang membacanya. :cendol</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/sekilas-tentang-konversi-kaset-ke-cd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik</title>
		<link>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/sejarah-singkat-perkembangan-format-musik/</link>
		<comments>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/sejarah-singkat-perkembangan-format-musik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 01:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaprog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[audio]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[bulakamba]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[produktif]]></category>
		<category><![CDATA[rekaman]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[smk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://smkn1bulakamba.sch.id/av/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan hitam) yang berfungsi untuk merekam suara yang kebanyakan digunakan untuk keperluan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://smkn1bulakamba.sch.id/av/wp-content/uploads/2011/01/gramaphone.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-156" title="gramaphone" src="http://smkn1bulakamba.sch.id/av/wp-content/uploads/2011/01/gramaphone-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari <em><strong><a title="Perancis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perancis">Perancis</a></strong></em> pada tahum <em><strong><a title="1887" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1887">1887</a></strong></em>. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan <strong><em><a title="Phonograph (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Phonograph&amp;action=edit&amp;redlink=1">Phonograph</a></em></strong> (pemutar piringan hitam) yang berfungsi untuk merekam suara yang kebanyakan digunakan untuk keperluan kantor. Setelah itu muncul <em><strong>Gramaphone.</strong></em> Nama <span style="text-decoration: underline;"><strong><em>Gramophone</em></strong></span> berasal dari <strong>Emilie Berliner</strong> yang pada tahun <strong><a title="1888" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1888">1888</a></strong> menemukan piringan hitam jenis baru dan mematenkannya di bawah label Berliner Gramaphone. Pada tahun <strong><a title="1918" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1918">1918</a></strong> masa pematenan berakhir, semua label pun berlomba-lomba untuk memproduksi piringan hitam. Pada masa itu, kebanyakan pemilik gramophone masih terbatas pada kalangan menengah atas saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Media simpan audio dan alat Pemutarnya antara lain :</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="Kaset" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kaset"><strong>1. Kaset</strong></a><strong> diputar dengan tape, walkman</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a title="Compact audio cassette (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Compact_audio_cassette&amp;action=edit&amp;redlink=1">Compact audio cassette</a> diperkenalkan oleh Philips sebagai media penyimpanan audio di <a title="Eropa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eropa">Eropa</a> pada tahun <a title="1963" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1963">1963</a>. Kemudian pada tahun <a title="1965" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965">1965</a> mulai diproduksi secara massal. Pada tahun <a title="1971" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1971">1971</a>, Advent Corporation memperkenalkan Model 201 tape deck yang mengkombinasikan Dolby Type B dan chromium dioxide (Cr02). Inilah cikal bakal music cassette player. Tahun 1980an muncul Walkman dari Sony sebagai media <a title="Pemutar (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemutar&amp;action=edit&amp;redlink=1">pemutar</a> kaset portable. Pita kaset dapat merekam lagu dengan durasi hingga 1 jam di setiap sisinya. Kualitasnya cukup baik namun kerap kali terjadi penurunan kualitas suara yang dihasilkan ketika pita kaset mengalami gangguan, kotor atau rusak.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. CD, VCD, DVD diputar dengan CD player, discman</strong></p>
<p style="text-align: justify;">CD dibuat dalam usaha merampingkan media penyimpanan musik dengan memperbaiki kualitas suara yang dihasilkan. Pada November <a title="1984" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1984">1984</a>, dua tahun setelah CD diproduksi secara massal, Sony mengeluarkan Discman sebagai media pemutar portable. Musik dalam format CD, VCD maupun DVD memiliki kualitas suara yang lebih baik tetapi tetap mengalami gangguan jika disc tersebut tergores, berdebu ataupun rusak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Musik Digital diputar dengan MP3 Player, iPod</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Musik Digital menggunakan <a title="Sinyal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sinyal">sinyal</a> digital dalam proses reproduksi suaranya. Sebagai proses digitalisasi terhadap format rekaman musik <a title="Analog (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Analog&amp;action=edit&amp;redlink=1">analog</a>, lagu atau musik digital mempunyai beraneka ragam format yang bergantung pada . teknologi yang digunakan, yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>A. </em></strong><strong><em>MP3</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a title="MP3 (MPEG, Audio Layer 3) (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=MP3_%28MPEG,_Audio_Layer_3%29&amp;action=edit&amp;redlink=1">MP3 (MPEG, Audio Layer 3)</a> menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>B. </em></strong><strong><em>WAV</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a title="WAV" href="http://id.wikipedia.org/wiki/WAV">WAV</a> merupakan standar suara de-facto di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena <a title="File" href="http://id.wikipedia.org/wiki/File">file</a> dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>C. </em></strong><strong><em>AAC</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">AAC adalah singkatan dari <a title="Advanced Audio Coding (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Advanced_Audio_Coding&amp;action=edit&amp;redlink=1">Advanced Audio Coding</a>. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun <a title="1997" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1997">1997</a>. Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz-dua kali MP3. Format ini digunakan Apple pada toko musik online-nya, iTunes. Kualitas musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. <a title="IPod" href="http://id.wikipedia.org/wiki/IPod">iPod</a>, pemutar musik digital portabel dari Apple, adalah peranti terkemuka yang mendukung format ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>D. </em></strong><strong><em>WMA</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh <a title="Peranti" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peranti">peranti</a> lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>E. </em></strong><strong><em>Ogg Vorbis</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a title="Ogg Vorbis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ogg_Vorbis">Ogg Vorbis</a> merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada <a title="Bitrate (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bitrate&amp;action=edit&amp;redlink=1">bitrate</a> rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>F. </em></strong><strong><em>Real Audio</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan dalam layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas RealAudio menggunakan standar AAC MPEG-4.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>G. </em></strong><strong><em>MIDI</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh <a title="Synthesizer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Synthesizer">synthesizer</a> atau peranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Musik Digital sebagai Inovasi Baru</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><a href="http://smkn1bulakamba.sch.id/av/wp-content/uploads/2011/01/media-cd-dvd.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-157" title="media-cd-dvd" src="http://smkn1bulakamba.sch.id/av/wp-content/uploads/2011/01/media-cd-dvd-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Inovasi baru di bidang musik adalah musik digital. Dengan format MP3, OOG, atau WAV musik digital mulai mengeluarkan gaungnya. Banyaknya pemutar musik digital yang mendukung format ini membuat era baru musik digital. Misalnya kalau sebelumnya, musik di-ripped- istilah untuk ekstraksi audio digital – dan terperangkap di PC dan Mac dengan aplikasi semacam iTunes. Kini dengan hadirnya iPod sebagai peranti musik portable canggih yang pernah diciptakan, terjadi perpaduan kenyamanan web dengan portabilitas dan fungsi sebagai sebuah platform yang benar-benar universal. Hal lain yang mendukung transformasi media sang musik adalah tindakan label-label besar yang meninggalkan sistem proteksi musik digital atau digital right management (DRM). Sampai tahun <a title="2007" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2007">2007</a> lalu, label-label besar masih tidak yakin penghapusan DRM akan mendongkrak penjualan album karena tanpa hal tersebut musik digital dengan bebas didisribusikan di antara konsumen yang berarti tak ada pemasukan untuk label.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Elemen Pendukung</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa situs yang menyediakan lagu yang dapat diunduh secara langsung (gratis) atau berbayar. Lagu yang ditawarkan berformat digital. Misalnya situs www.napster.com yang cukup digandrungi kala itu namun harus berakhir karena dianggap melanggar hak cipta. Ada pula Insound, Rhapsody, dan Apple iTunes Music Store, Lala.com, mdu04522.com dan lain sebagainya. Selain itu di Indonesia kini ada pula toko musik digital secara online misalnya equionxdmd dan Import hingga Digital Beat Store.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keunggulan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">format digital memiliki beberapa keunggulan dibanding musik dalam medium konvensional, yaitu :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>format yang beragam dapat disesuaikan dengan teknologi yang digunakan</li>
<li>kualitas copy yang serupa dengan master memudahkan penggandaan dari pihak perusahaan rekaman tanpa menurunkan mutu</li>
<li>proses penjualan dengan pendekatan <a title="Single (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Single&amp;action=edit&amp;redlink=1">single</a> atau satu lagu terbukti jauh lebih efektif dan efisien ketimbang medium konvensional seperti kaset atau CD</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kekurangan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan segala kelebihannya, musik digital memiliki beberapa kekurangan juga yaitu :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>kemudahan perekaman dan penggandaan rekaman memacu terjadinya pembajakan yang tentu saja akan merugikan</li>
<li>penyebaran musik digital di internet tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh label sehingga mempengaruhi pemasukan untuk label. :repost:</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/sejarah-singkat-perkembangan-format-musik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Modul Belajar AVL-3 dan AVT-5</title>
		<link>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/download-modul-belajar-avl-3-dan-avt-5/</link>
		<comments>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/download-modul-belajar-avl-3-dan-avt-5/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 02:47:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaprog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[bulakamba]]></category>
		<category><![CDATA[edit video]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[produktif]]></category>
		<category><![CDATA[smk]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://smkn1bulakamba.sch.id/av/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[Libur semester telah berakhir, terhitung tanggal 3 januari 2011 para siswa sudah harus masuk ke semester baru yaitu masuk ke semester genap. Dimana di semester genap ini akan diakhiri dengan Ujian Semester untuk kelas X dan XI untuk bisa naik tingkat sedangkan untuk kelas XII akan ada Ujian Nasional (UN) untuk persyaratan kelulusannya. Sehingga para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Libur semester telah berakhir, terhitung tanggal <span style="color: #ff0000;"><em>3</em></span><span style="color: #ff0000;"><em> januari 2011 </em></span>para siswa sudah harus masuk ke semester baru yaitu masuk ke semester genap. Dimana di semester genap ini akan diakhiri dengan Ujian Semester untuk kelas X dan XI untuk bisa naik tingkat sedangkan untuk kelas XII akan ada Ujian Nasional (UN) untuk persyaratan kelulusannya.<br />
Sehingga para siswa diharapkan untuk lebih mempersiapkan diri di semester genap ini. Dukungan akan bahan belajarpun harus senantiasa disiapkan lebih lengkap lagi. Karena makin bertambahnya semester makin sulit pula beban belajar yang dihadapi oleh para siswa. :takut</p>
<p style="text-align: justify;">Khusus untuk Program Keahlian <span style="color: #ff0000;"><em>Teknik Audio Video</em></span> bahan belajar<span style="color: #ff0000;"><em> produktif </em></span>bisa diambil dari beberapa sumber. Bisa dari <span style="color: #ff0000;"><em>buku, modul</em></span> ataupun fasilitas lain seperti <span style="color: #ff0000;"><em>internet</em></span>. Dengan munculnya spektrum 2008, banyak perubahan mata pelajaran/kompetensi yang ada di produktif. Sedangkan buku ataupun modul yang kaitannya dengan mata pelajaran yang baru belum dipersipkan oleh dinas terkait. :cd:</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu untuk mengantisipasi dari materi yang baru dan harus diajarkan, maka <span style="color: #ff0000;"><em>Program Keahlian </em></span>menyediakan dalam bentuk <span style="color: #ff0000;"><em>softcopynya</em></span>. Adapun Modul yang digunakan untuk keperluan bahan ajar yang kaitannya dengan materi <em>Teknik Audio Video</em> khususnya materi yang baru ada di spektrum 2008 dapat <span style="color: #ff0000;"><em>didownload</em></span> dengan mengklik alamat-alamat dibawah ini seperti : :rate</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><span style="color: #ff0000;"><em><strong>1. </strong></em><em><strong>Modul Prinsip-prinsip pembuatan master (AVL-3) Kelas X</strong></em></span><br />
Link downloadnya <span style="color: #ff0000;"><span style="text-decoration: underline;"><em><strong> <a href="http://www.4shared.com/document/ebAaqMtD/modul_AVT-3.html" target="_blank">Klik Disini</a></strong></em></span></span></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><span style="color: #ff0000;"><em><strong>2.</strong></em> <strong><em>Modul Pembuatan Dokumentasi Video (AVT-5) Kelas XI</em></strong></span><br />
Khusus untuk kompetensi ini Materi dibagi beberapa bagian diantaranya :<br />
<span style="color: #ff0000;"><em><strong>a. Pengantar Editing Video</strong></em></span><br />
Link download<span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #ff0000;"><em><strong> <a href="http://www.4shared.com/document/Haw5j1Hl/Pengantar_Video_editing.html" target="_blank">Klik Disini</a></strong></em></span></span><br />
<span style="color: #ff0000;"><em><strong>b. Pengenalan Kamera Video</strong></em></span><br />
Link download <strong><em><span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #ff0000;"><a href="http://www.4shared.com/document/RyoDVZk1/Kamera_Video.html" target="_blank">Klik Disini</a></span></span><br />
</em><span style="color: #ff0000;"><em>c. Capture Video</em></span></strong><br />
Link download<span style="color: #ff0000;"><strong><span style="text-decoration: underline;"><em><a href="http://www.4shared.com/document/brFYLhGY/CAPTURE_VIDEO.html" target="_blank">Klik Disini</a></em></span><br />
</strong></span> <span style="color: #ff0000;"><em><strong>d. Tutorial editing Video dengan Corel Studio Video 12</strong></em></span><br />
Link download <span style="color: #ff0000;"><strong><span style="text-decoration: underline;"><em><a href="http://www.4shared.com/document/cifN7ryB/edit_video_studio_12.html" target="_blank">Klik Disini</a></em></span><br />
</strong></span> <span style="color: #ff0000;"><em><strong>e. Burning Video</strong></em></span><br />
Link dowload <span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #ff0000;"><strong><em><a href="http://www.4shared.com/document/5bMErjRn/BURNING_VIDEO.html" target="_blank">Klik Disini</a></em></strong></span></span></p>
<p style="text-align: justify;">Anda dapat mendownload file tersebut dengan cara memasukan username dan password pada menu download file di sebelah kanan bawah. Untuk username dan password dapat ditanyakan kepada Kaprog Teknik Audio &#8211; Video.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan untuk link <span style="color: #ff0000;"><em><strong>4shared </strong></em></span> adalah dengan cara klik alamat yang ada di link download <span style="color: #ff0000;"><em><strong>(klik disini) </strong></em></span>lalu akan masuk ke halaman baru <span style="color: #ff0000;"><em><strong>(4shared.com)</strong></em></span>. Kemudian klik unduh sekarang, tunggu sekitar 20 detik lalu Link unduh Anda akan muncul setelah menunggu kemudian <span style="color: #ff0000;"><em><strong>klik unduh sekarang</strong></em></span>, setelah itu akan akan muncul pilihan di komputer kamu pilih <span style="color: #ff0000;"><em>save</em></span> untuk bisa masuk<span style="color: #ff0000;"><em> hardisk</em></span> atau pilih <span style="color: #ff0000;"><em>open</em></span> jika mau langsung dibuka. Setelah mendapatkan filenya terus di print out sebagai bahan belajar untuk kalian.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center; padding-left: 30px;"><em><strong>Tidak ada Kata susah Jika Ada Kemauan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Selamat mencoba, semoga kalian berhasil&#8230;&#8230;&#8230;</strong></em>&#8230;. :recsel</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/download-modul-belajar-avl-3-dan-avt-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>102</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengisi Waktu Liburan Sekolah</title>
		<link>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/mengisi-waktu-liburan-sekolah/</link>
		<comments>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/mengisi-waktu-liburan-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Dec 2010 03:53:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaprog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian]]></category>
		<category><![CDATA[UN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://smkn1bulakamba.sch.id/av/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Setelah menerima hasil evaluasi selama 1 (satu) semester (menerima Rapor), biasanya tibalah waktunya untuk liburan sekolah. Seperti yang terjadi di sekolah kami, terhitung mulai tanggal 18 Desember 2010 sampai tanggal 2 Januari 2011 para siswapun diliburkan dan masuk lagi tanggal 3 Januari 2010. Kurang lebih 2 minggu waktu liburan yang dijalani untuk para siswa, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://smkn1bulakamba.sch.id/av/wp-content/uploads/2010/12/liburan.jpg"><img class="size-medium wp-image-112 alignleft" title="liburan" src="http://smkn1bulakamba.sch.id/av/wp-content/uploads/2010/12/liburan-300x240.jpg" alt="" width="300" height="240" /></a> Setelah menerima hasil evaluasi selama 1 (satu) semester (menerima Rapor), biasanya tibalah waktunya untuk liburan sekolah. Seperti yang terjadi di sekolah kami, terhitung mulai tanggal 18 Desember 2010 sampai tanggal 2 Januari 2011 para siswapun diliburkan dan masuk lagi tanggal 3 Januari 2010.</p>
<p style="text-align: justify;">Kurang lebih 2 minggu waktu liburan yang dijalani untuk para siswa, dan mungkin akan terasa menjemukan bila tidak diisi dengan kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat. Oleh karena itu ada baiknya siswa yang sedang melaksanakan liburan bisa mengisi kegiatan liburan dengan kegiatan yang bermanfaat dan tidak menjemukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan yang bermanfaat dan tidak menjemukan harus terjadwal dengan baik tidak tumpang tindih dari hari ke hari. Kegiatan-kegiatan untuk mengisi liburan antara lain :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Rekreasi</strong> :ngacir2 , setelah berkutat dengan kegiatan belajar di sekolah selama 1 semester kemarin ada baiknya rekreasi untuk merefrest otak supaya tidak beku. Rekreasi tidak harus mahal, bisa dilakukan dengan cara-cara yang lebih irit misalnya camping, hikiking atau kerumah saudara di kampung. Biasanya kalo dilakukan bersama teman-teman sekolah ini lebih mengenal watak dan sikap teman sendiri. Selain bermanfaat untuk bersenang-senang. Sehari atau 2 hari cukup untuk kegiatan ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Menyalurkan Hobby :siul </strong>, Bagi yang suka berkebun, beternak atau yang lainnya liburan bisa digunakan untuk menyalurkan hobinya. Bisa lebih leluasa untuk bereksprimen dan berinovasi karena waktunya memang lebih senggang dibandingkan dengan waktu pada aktifnya KBM di sekolah. Bisa dilakukan selama liburan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Silaturahmi dengan teman Sekelas  :shakehand2 ,</strong> kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengenal pribadi dan keluarga antar penghuni kelas. Dengan silaturahmi maka kamu akan tau rumahnya, orang tuanya bahkan keluarganya. Sehingga hubungan pertemanan lebih akrab dan akan tercipta kekeluargaan yang erat. Ini juga bisa dilakukan sehari ataupun 2 hari selama liburan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Mengembangkan Ilmu :nerd , </strong>Bagi yang suka membaca dan suka hal-hal yang berbau teknologi IT, ini kesempatan untuk menambah ilmu di luar jam pelajaran di sekolah. Bisa mengunjungi Perpustakaan Daerah, toko Buku, Bursa-bursa Buku, dengan maksud bisa membaca buku-buku keilmuwan ini akan menambah wawasan di luar sekolah. Atau bisa browsing di internet ke alamat-alamat yang mengulas tentang ilmu-ilmu yang ada kaitanya dengan teknologi. Pastilah akan menambah keilmuwan di luar jam sekolah. Dialkukan kapanpun selama liburan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Nyantri :sungkem , </strong>bagi yang suka akan hal-hal yang spiritual alangkah baiknya bisa memanfaatkan waktu liburan sekolah dengan cara nyantri (pesantren kilat), bisa di lingkungan rumah sendiri atau bisa di luar kota untuk beberapa saat (selama liburan). Ini akan membekali ilmu dalam bidang keagamaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. Berkunjung ke rumah Gurunya :tkp ,</strong> Indah rasanya kalo mengajar ada keterikatan emosi antara guru dengan siswa. Maka dari itu janganlah hanya mengenal guru di sekolah saja, hari liburan bisa diisi dengan mengunjungi guru di rumah kediamannya. Selain bisa bertanya-tanya mengenai pelajaran juga akan mengenal lebih jauh pribadinya selain di sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>7. Membentuk Kelompok Belajar (terutama yang mau UN) :repost2 ,</strong> Liburan bukan berarti meninggalkan aktifitas untuk belajar. Ujian Nasional (UN) untuk tingkat 3 sudah di depan mata, oleh karena itu dengan mengunjungi dan membentuk kelompok-kelompok belajar akan bermanfaat untuk mempersiapakan diri dalam menghadapi UN nanti.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>8. Komunikasi antar Teman :berduka ,</strong> walaupun kegiatan yang dilakukan banyak di rumah masing-masing tetapi ada baiknya senantiasa berkomunikasi antar teman sekelas. Selaian untuk mempererat persabahatan juga bisa bertukar informasi darhi teman-teman yang ada di rumahnya masing-masing.</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah sekelumit gambaran untuk mengisi liburan di rumah supaya libur semester ini bisa digunakan dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk diri sendiri ataupun bermanfaat untuk orang lain&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Ayooo&#8230;.isi liburan ini dengan kegiatan yang Positif&#8230;&#8230;&#8230;. :rate</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/mengisi-waktu-liburan-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Percaya Diri Bahan Bakar Menuju Sukses</title>
		<link>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/percaya-diri-bahan-bakar-menuju-sukses/</link>
		<comments>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/percaya-diri-bahan-bakar-menuju-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2010 03:17:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaprog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[PD]]></category>
		<category><![CDATA[percaya diri]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://smkn1bulakamba.sch.id/av/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Orang tua mana yang tak bangga melihat buah hatinya memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Sebab, percaya diri alias pede merupakan salah satu modal kuat dalam meraih masa depan. Sayangnya, keinginan agar buah hati memiliki rasa percaya diri tinggi, sering tak dibarengi sikap orang tua. Malah orang tua secara tak sadar sering merusak harga diri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Orang tua mana yang tak bangga melihat buah hatinya memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Sebab, percaya diri alias pede merupakan salah satu modal kuat dalam meraih masa depan. Sayangnya, keinginan agar buah hati memiliki rasa percaya diri tinggi, sering tak dibarengi sikap orang tua. Malah orang tua secara tak sadar sering merusak harga diri anak yang ujung-ujungnya membuat anak minder alias tak percaya diri.</p>
<p style="text-align: justify;">“GIMANA sih kamu, masa memakai baju saja tak rapi. Sini mama betulkan.”</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin kalimat ini sering kita dengar dalam percakapan sehari-hari antara ibu dan anak. Tapi tahukah dampak dari kalimat “biasa” tersebut?</p>
<p style="text-align: justify;">Psikolog perkembangan Alva Handayani, S.Psi. mengungkapkan, kalimat itu bisa mematahkan keyakinan anak bahwa dirinya mampu memakai pakaian dengan benar. “Hati-hati dengan kalimat negatif seperti itu. Kamu bandel, kamu nakal, atau kamu bodoh adalah kalimat-kalimat negatif yang bisa menanamkan kepercayaan pada anak bahwa ia memang seperti itu,” ujar Alva.</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang anak yang dibawa bertamu oleh orang tuanya misalnya, bisa merasa memang dirinya pemalu akibat kalimat yang keluar dari orang tua,”Maaf ya, anak saya ini pemalu.”</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya, anak-anak ternyata lebih sering menerima kalimat-kalimat negatif dibandingkan kalimat positif. Tidak saja di bumi pertiwi ini, juga di berbagai belahan negara lainnya. Mengutip penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, Alva menyebutkan, setiap hari anak mendapat perkataan negatif sebanyak 750 kata. Sebaliknya mereka hanya memperoleh kata positif sebanyak 65 kata per hari!</p>
<p style="text-align: justify;">“Bandingkan betapa porsi kata negatifnya lebih banyak dari kata positif. Menurut penelitian tersebut, kata negatif yang diperoleh anak datang tidak saja dari orang tuanya, tetapi dari lingkungan lainnya seperti nenek, teman, saudara, bahkan gurunya,” ucap Alva, prihatin.</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal, untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak, salah satu pupuk mujarab adalah dengan memberi mereka kata-kata positif, salah satunya berupa pujian jika anak melakukan sesuatu yang baik. Akan tetapi, pujian tersebut juga tidak boleh berlebihan. Jika porsi pujian diberikan di luar kewajaran, malah akan menjadi bumerang bagi anak, yaitu menjadikan anak overconfidence alias terlalu pede.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika anak sudah terlalu pede, ia akan sulit menerima feedback atau saran dari orang lain. Ia akan selalu merasa benar dan menyalahkan orang lain. Dengan sifat demikian, dalam hubungan sosial tentu saja ia akan dijauhi oleh lingkungannya.</p>
<p style="text-align: justify;">**</p>
<p style="text-align: justify;">MENUMBUHKAN rasa percaya diri pada anak ibarat memperlakukan tunas tumbuhan. Tunas tersebut bisa saja tumbuh hanya dengan bantuan alam, namun alangkah lebih suburnya jika kita ikut menyirami dan memupuk tunas yang tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Alva, banyak hal yang bisa dilakukan orang tua dalam membantu anak memperoleh rasa percaya diri. “Misalnya, saat anak bertanya orang tua bisa menunjukkan rasa antusiasmenya untuk menjawab pertanyaan tersebut. Lebih jauh bahkan mendorong anak untuk terus bertanya lagi, misalnya dengan ‘Oke, kamu mau tanya apa lagi?” Kebiasaan ini membuat anak kelak berani bertanya di kelas. Jika anak tidak dilatih berani bertanya di rumah, di sekolah ia bisa kebingungan dan takut terhadap komentar teman atau gurunya jika ia bertanya sesuatu,” tutur Alva.</p>
<p style="text-align: justify;">Rasa percaya diri juga ditumbuhkan melalui hal-hal yang kelihatan sepele namun sangat bermanfaat, misalnya melibatkan anak dalam mengambil keputusan di rumah.</p>
<p style="text-align: justify;">“Contohnya anak diminta untuk mengusulkan akan ke mana pada liburan kali ini. Kalaupun kelak usulan itu ternyata tidak masuk akal atau tidak bisa dipenuhi, anak tetap diberi penghargaan atas usulannya. Dan orang tua menjelaskan dan memberikan alasan yang masuk akal mengapa mereka tak bisa menerima usulan tersebut,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk membuat anak percaya diri, orang tua harus melakukan pola asuh yang menstimulus atau merangsanag rasa percaya diri anak. Orang tua juga bisa membantu anak mendapatkan rasa percaya diri dengan mencari sumber percaya diri tersebut, yaitu potensi diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Potensi diri pada masing-masing anak bisa berbeda-beda. Ada yang bisa digali dari hasil akademisnya atau prestasi di sekolahnya. Namun, bukan berarti anak yang tidak berprestasi di sekolah tak memiliki sumber percaya diri tersebut. Potensi diri anak bisa digali dari jalur lainnya, misalnya kemampuan menyanyi, menari, atau juga sifat baik hati, ringan tangan, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal yang hampir sama dikemukakan International Director John Robert Power untuk Indonesia, Indayati Oetomo. Menurutnya, seorang anak yang pede tidak selalu berarti pandai, namun ia berani tampil dan mampu bersosialisasi dengan baik. “Anak itu juga biasanya atraktif,” katanya di sela-sela acara pencarian anak-anak pede “Bintang Pede Brseragam Putih Surf”, Minggu (27/8).</p>
<p style="text-align: justify;">Berkaitan dengan pemumpukan rasa percaya diri ini, Alva merasa tidak sreg dengan sistem peringkat di kelas. Peringkat kelas yang dibuat merujuk emampuan akademik bisa membuat anak yang tidak masuk jajaran besar merasa rendah diri dan menganggap dirinya bodoh.</p>
<p style="text-align: justify;">Kejadian lucu namun juga mengaharukan terjadi pada salah seorang klien kecil Alva. Anak lugu yang baru kelas 1 SD tersebut bingung ketika tak mendengar namanya disebutkan dalam perolehan 10 besar murid di kelasnya. Ia berkata pada orang tuanya, “Ibu guru kayaknya ngggak kenal aku ya?”</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika sekelompok orang setuju dengan sistem peringkat nilai akademik dengan alasan untuk mengetahaui kemampuan akademik anaknya, menurut Alva bisa disiasati dengan cara menanyakan langsung kepada guru yang bersangkutan. Guru boleh mengurutkan anak berdasarkan jumlah nilainya, namun tidak diumumkan langsung pada anak-anak. Orang tua yang berkepentingan bisa menanyakannya diam-diam.</p>
<p style="text-align: justify;">**</p>
<p style="text-align: justify;">MENANAMKAN sikap percaya diri hendaknya dilakukan sedini mungkin, terutama pada anak umur 5 hingga 12 tahun, saat didikan orang tua tertanam baik di otak anak.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena sifatnya bukan instan, sebaiknya rasa pede dipupuk sejak kecil. Jika sejak kecil anak sudah memiliki rasa pede yang kuat, lebih mudah untuk mengembangkan diri dan potensi yang ada pada dirinya,” ujar Indayati.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Indayati, rasa pede adalah bahan bakar utama keberhasilan seseorang dalam hidup ini. “Begitu bahan bakar itu didapat, tercapainya keberhasilan dalam segala kegiatan hanya masalah waktu, tergantung usaha yang dilakukan seseorang,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat orang tua ingin anaknya pede, sebaiknya ia tidak overprotective, namun tut wuri handayani. “Lepaskan anak untuk berkiprah dan orang tua mendorong dari belakang. Jangan terlalu banyak larangan, sehingga anak nanti ketakutan sendiri. Jangan menargetkan sesuatu untuk anak. Obsesi orang tua justru akan menekan anak. Berikan anak kenyamanan, bukan tekanan,” kata Indayati.</p>
<p style="text-align: justify;">Intervensi yang terlalu banyak dari orang tua, kata Indayati, akan mematikan kreativitas anak. Makanya, ia menyarankan, orang tua melatih anak sedini mungkin untuk ikut berkompetisi, berani tampil, sehingga ia kelak menjadi pede. (Ella/”PR”/Uci)***</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : pikiran-rakyat.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/percaya-diri-bahan-bakar-menuju-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memadukan kompetensi Merekam di pentas seni</title>
		<link>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/memadukan-kompetensi-merekam-di-pentas-seni/</link>
		<comments>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/memadukan-kompetensi-merekam-di-pentas-seni/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 01:21:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaprog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[audio]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[produktif]]></category>
		<category><![CDATA[rekaman]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://smkn1bulakamba.sch.id/av/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Spektrum yang telah digunakan di kompetensi keahlian Teknik Audio Video, sekarang tidak terfokus ke arah teknisi saja. Ada beberapa kompetensi yang mengarah ke operator atau multimedia khususnya berkaitan dengan menggunakan perangkat komputer sebagai sarana untuk menyelesaikan tugasnya/belajarnya. Serta hasil dari prakteknya bisa digunakan untuk memadukan dengan kompetensi yang lain. Seperti yang terakhir saya lakukan yaitu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong><em>Spektrum </em></strong></span>yang telah digunakan di kompetensi keahlian Teknik Audio Video, sekarang tidak terfokus ke arah teknisi saja. Ada beberapa kompetensi yang mengarah ke operator atau multimedia khususnya berkaitan dengan menggunakan perangkat komputer sebagai sarana untuk menyelesaikan tugasnya/belajarnya. Serta hasil dari prakteknya bisa digunakan untuk memadukan dengan kompetensi yang lain. Seperti yang terakhir saya lakukan yaitu pementasan brama <span style="color: #ff0000;"><em><strong><a href="http://www.youtube.com/watch?v=wZe7oYwlFKA">&#8220;Ande-Ande Lumut&#8221;</a></strong></em></span> di pentas Perpisahan tingkat III yang baru-baru ini telah dilaksanakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya pementasan seperti ini tidak asing lagi, karena memang sudah pernah ada sebelumnya. Hanya saja karena kompetensi merekan audio baru masuk di spektrum 2008, tugas anak-anak saya arahkan ke pentas seni perpisahan tersebut. Respon anak-anak ternyata bagus sekali, sehingga ada kompetisi di situ. Dikarenakan tidak semua hasil praktek dari anak-anak bisa kita tampilkan. Tetapi dari 10 kelompok yang saya bentuk hanya satu kelompok yang bisa tampil<span style="color: #ff0000;"><em> (tentunya dari mereka yang mempunyai kualitas rekaman yang paling baik)</em></span>. Proses rekaman selesai, giliran yang mengarahkan pertunjukkan di panggung adalah guru kompetensi Adaftif  <span style="color: #ff0000;"><em>(Bahasa Indonesia)</em></span> dan dibantu oleh yang lain sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan di panggung nanti.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses perekaman sebenarnya tergolong mudah, kita hanya menyiapkan <span style="color: #ff0000;"><em>micropon,</em></span> <span style="color: #ff0000;"><em>mixer audio</em></span>, seperangkat komputer  dan speaker aktif yang relatif kecil. Sedangkan program yang kita gunakan hanya <span style="color: #ff0000;"><em>Ulead  Video studio 12. </em></span>Sebenarnya program ini untuk mengedit video. Tetapi karena memiliki dua track audio kita manfaatkan tarck ini untuk menginsertkan dialog di drama audio ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Keberhasilan proses perekaman adalah pemahaman karakter tokoh, dialog yang sinkrong sesuai cerita serta kualitas vokal yang mantap setiap pelakonnya. Dan ternyata respon dari penonton  cukup senang dan terhibur dari pementasan drama <strong><span style="color: #ff0000;"><em><a href="http://www.youtube.com/watch?v=wZe7oYwlFKA">&#8220;Ande-Ande Lumut tersebut&#8221;</a>.</em></span></strong> Semoga kompetensi yang lain juga dapat dipadukan untuk pengembangannya nanti. :alay</p>
<p style="text-align: justify;">Video Pementasan Drama <a href="http://www.youtube.com/watch?v=wZe7oYwlFKA">&#8220;Ande-Ande Lumut&#8221;</a></p>
<p><object width="371" height="300" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/q92rF6da-Us&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="371" height="300" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/q92rF6da-Us&amp;hl=en&amp;fs=1" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/memadukan-kompetensi-merekam-di-pentas-seni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Guru Juga Harus Belajar&#8230;.</title>
		<link>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/guru-juga-harus-belajar/</link>
		<comments>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/guru-juga-harus-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2010 05:52:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaprog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://smkn1bulakamba.sch.id/av/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Pasti kita pernah mendengar ucapan dari guru waktu kita masih sekolah, disaat kita mempunyai nilai yang jelek dalam ulangan harian misalnya, Guru itu berkata : &#8221; Belajar lagi yang rajin ya&#8230;., supaya nilainya bagus&#8221;. Atau saat kita malas belajar di kelas guru selalu memberikan motivasi  untuk giat belajar. Terkadang ada siswa yang bandel dan prestasinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="size-medium wp-image-81 alignleft" title="Belajar sebelum Mengajar" src="http://smkn1bulakamba.sch.id/av/wp-content/uploads/2010/03/study-300x249.jpg" alt="" width="300" height="249" />Pasti kita pernah mendengar ucapan dari guru waktu kita masih sekolah, disaat kita mempunyai nilai yang jelek dalam ulangan harian misalnya, Guru itu berkata : <span style="color: #ff0000;"><em>&#8221; Belajar lagi yang rajin ya&#8230;., supaya nilainya bagus&#8221;</em></span>. Atau saat kita malas belajar di kelas guru selalu memberikan motivasi  untuk giat belajar. Terkadang ada siswa yang bandel dan prestasinya menurun selalu berkata <span style="color: #ff0000;"><em>&#8221; Belajar lagi yang giat&#8230;.&#8221;</em></span>. <span style="color: #ff0000;"><em>Belajar&#8230;..Belajar&#8230;.dan Belajar</em></span>. Itulah yang senantiasa diucapka oleh sebagian para Guru di sekolah. :nerd</p>
<p style="text-align: justify;">Kalimat perintah yang senantiasa diucapkan hampir mengarah ke siswa. Tetapi apakah seorang Guru juga masih mau belajar ketimabang menyuruh siswanya untuk belajar&#8230;.?. Jangan bilang karena sudah mengabdi sekian tahun maka sudah pengalaman dalam mengajar, Atau  karena materi yang disampaikan itu-itu saja sehingga seorang guru sudah dipandang begitu kompeten sehingga tidak mau untuk belajar lagi. :cd:</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa alasan mengapa Guru harus juga Belajar di era seperti ini, diantaranya&#8230;:</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>1. Kurikulum yang sering berubah</strong></span></p>
<p>Kurikulum dibuat untuk memberikan batasan materi yang akan disampaiakan di KBM suatu sekolah. Kurikulum biasanya mengacu kondisi dan situasi sekarang ini dan memang sebisa mungkin sifatnya harus bisa menyesuaikan keadaan jaman sehingga nantinya bisa diterapkan di kehidupan nyata kelak oleh siswanya. Seorang Guru kalau tidak bisa menyesuaikan cara mengajarnya sesuai kurikulum yang dibuat oleh sekolah maka tidak menutup kemungkinan siswanya juga tidak bisa menyesuaikan keadaan jaman sekarang ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>2. Strategi Pembelajaran</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Seorang Guru dituntut kreatif untuk bisa menyampaikan materi dalam berbagai penyampaian. Maka dari itu harus dibutuhkan strategi yang jitu supaya meteri itu bisa nyampai ke siswa. Karena kondisi kelas yang satu dengan yang lainnya pastilah berbeda karakteristiknya. Jadi jika seorang Guru tidak peka akan hal itu maka tidaklah mustahil mendapatkan hasil yang tidak maksimal dalam penyampaian materinya di kelas.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>3. Penguasaan Kelas</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Materi akan lebih cepat nyampai ke siswa manakala saat KBM di kelas berjalan sesuai dengan RPP yang dibuat oleh masing-masing Guru. RPP akan berjalan normal manakala seorang guru bisa menguasai kelas saat KBM berlangsung. Misal saat guru sedang mengajar kelas ramai tak terkendali atau ada beberapa siswa yang keluar masuk ke belakang tapi tidak ditegur sehingga kondisi kelas tidak <em><span style="color: #ff0000;">kondusif</span> </em>untuk KBM. Padahal penguasaan materinya bagus dan tertata dengan rapi. Terkadang ini juga dilupakan oleh seorang Guru pada saat mengajar.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #ff0000;">4. Mudah berbagi (Sharring) dengan siswa</span><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Siswa sekarang beda dengan siswa jaman dulu, dimana siswa sekarang lebih peka dan kritis dengan kondisi yang ada di sekitar mereka. Semisal ada seorang guru yang hanya membaca buku dalam  menyampaikan di depan kelas mereka akan berkata &#8221; wah gurunya aja baru membaca materi, gimana saya bisa&#8230;?&#8221;, atau gurunya hanya menyuruh sekretaris kelas menulis di papan tulis pastilah para siswa memandang guru tersebut kurang kompeten. Maka dari itu guru dituntut bisa share ilmu, karena tidak menuntut kemungkinan siswa lebih tau informasi materi seiring dengan kemajuan TIK yang bisa diakses oleh siswa sekarang ini. Guru sekarang janganlah merasa paling pinter dihadapan siswanya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>6. Membuat Model Pembelajaran</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Diakui atau tidak, metode mengajar dengan hanya mengandalkan papan tulis <em><span style="color: #ff0000;">(konvensional) </span></em>adalah metode kuno yang sudah tidak jamannya lagi. Guru harus mahir membuat presentasi untuk disampaiakan dengan menggunakan LCD, harus bisa mengoperasikan Aplikasi <span style="color: #ff0000;"><em>power point</em></span>, dan aplikasi lainnya. Intinya seorang guru seharusnya bisa mengoperasikan komputer untuk kebutuhan mengajarnya. Oleh karena itu Bukan buku lagi yang ditenteng masuk ke kelas, tetapi <span style="color: #ff0000;"><em>Laptop</em></span> yang ditenteng ke kelas yang didalamnya sudah terisi perangkat pembelajaran untuk siswanya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>7. Mengetahui Teknologi internet</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ketinggalan jaman rasanya jika seorang guru tidak tahu teknologi internet sekarang ini. Begitu banyak ilmu yang dapat diakses oleh setiap orang (tidak menutup kemugkinan siswa), dan banyaknya jejaring sosial yang bisa digunakan untuk share dengan orang lain (tidak menuntut kemungkinan siswa) sehingga siswa dapat tahu dulu sebelum materi disampaiakn gurunya. Oleh karena itu kalo seorang guru tidak bisa mengakses ilmu-ilmu dari luar (internet) bisa saja kalah informasinya dengan siswanya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah sekilas gambaran yang saya rasakan, pentingnya belajar bagi seorang Guru sekalipun sudah berpengalaman dalam mengajar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/guru-juga-harus-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembelajaran Produktif Berbasis internet</title>
		<link>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/pembelajaran-produktif-berbasis-internet/</link>
		<comments>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/pembelajaran-produktif-berbasis-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 01:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaprog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[milis]]></category>
		<category><![CDATA[produktif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://smkn1bulakamba.sch.id/av/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama berinteraksi dengan dunia maya, ternyata banyak manfaat yang dapat saya ambil diantaranya saya banyak kenalan walau hanya lewat tulisan dan komentar-komentar. Mulai dari teman-teman yang ada di milis grup, Blog serta jejaring sosial semacam FB, Hi 5, My Page 5, Multiply, Netlog dan lain sebagainya. Saya banyak menimba ilmu dari sana. Dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_65" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-65 " title="logo browser" src="http://smkn1bulakamba.sch.id/av/wp-content/uploads/2010/03/logo-browser-300x204.jpg" alt="" width="300" height="204" /><p class="wp-caption-text">logo browser internet</p></div>
<p style="text-align: justify;">Setelah sekian lama berinteraksi dengan dunia maya, ternyata banyak manfaat yang dapat saya ambil diantaranya saya banyak kenalan walau hanya lewat tulisan dan komentar-komentar. Mulai dari teman-teman yang ada di <em><span style="color: #ff0000;"><strong><a href="http://groups.yahoo.com/av_smkbulakamba">milis grup</a></strong>,</span></em> <strong><span style="color: #ff0000;"><em><a href="http://wordpress.com">Blog</a></em></span></strong> serta jejaring sosial semacam <strong><span style="color: #ff0000;"><em><a href="http://facebook.com">FB</a>, <a href="http://hi5.com">Hi 5</a>, <a href="http://mypage5.com">My Page 5</a>, <a href="http://multiply.com">Multiply</a>, <a href="http://netlog.com">Netlog</a></em></span></strong> dan lain sebagainya. Saya banyak menimba ilmu dari sana.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari situlah timbul pemikiran bahwa ilmu kalo kita pendam sendiri tidaklah berarti, tapi kalo kita sebarkan akan lebih bermanfaat dan bisa menambah pahala. Saya hanya user/neter yang memanfaatkan Teknologi internet untuk keperluan pendidikan walau terkadang untuk menghilangkan rasa jenuh sesekali ngakses untuk keperluan hiburan semisal download lagu atau video <span style="color: #ff0000;"><em>(tentunya bukan video porno yang pasti)</em></span>.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya mencoba untuk menularkan ilmu yang saya dapat di dunia maya dan saya tuangkan ke  email groups <em><strong><span style="color: #ff0000;">(<a href="http://groups.yahoo.com/av_smkbulakamba">milis  TAV</a></span> <span style="color: #ff0000;">)</span></strong></em>, ke <strong><span style="color: #ff0000;"><em><a href="http://smkn1bulakamba.sch.id/av">Blog</a></em></span></strong> bahkan ke <span style="color: #ff0000;"><em><a href="http://www.facebook.com/heru.bulakamba"><strong>FB</strong> </a></em></span> yang saya punya. Sebagai pendidik dan pengajar memang harus semacam itu harus menularkan ilmunya ke anak didiknya jangan tanggung-tanggung. Asalkan ilmu-ilmu yang berkenaan dengan materi yang kita ajarkan. Alhamdulillah dengan apa yang saya lakukan sebagai variasi dalam penyampaian materi Pelajaran siswa-siswi kami antusias dan merespon dengan baik. :peluk</p>
<p style="text-align: justify;">Strategi saya dalam pembelajaran lewat <span style="color: #ff0000;"><em>Teknologi berbasis internet</em></span> adalah membuat artikel/materi yang di posting lewat <em><strong><a href="http://groups.yahoo.com/av_smkbulakamba">milis</a></strong> </em>atau <span style="color: #ff0000;"><em><strong><a href="http://smkn1bulakamba.sch.id/av">blog</a></strong> </em></span>yang nantinya akan kita sampaikan di minggu berikutnya. Siswa kita giring/kita arahkan ke <a href="http://smkn1bulakamba.sch.id">Blog</a> atau materi sudah dishare di milis, kalo di <em><strong><a href="http://smkn1bulakamba.sch.id">blog</a> </strong></em>tentunya alamat httpnya kita berikan ke siswa, sedangkan di milis sebagian siswa sudah menjadi membernya. Kemudian siswa kita arahkan untuk memberikan komentar (berupa pendapat, pertanyaan, atau keluhan). Nah dari beberapa komentar siswa tadi kita jadi tau untuk menerapkan strategi apa yang nanti kita sampaikan di pertemuan berikutnya. :repost:</p>
<p style="text-align: justify;">Muara dari pembelajaran di kelas adalah keberhasilan siswa setelah mengikuti proses pembelajaran yang disampaiakan gurunya. Paling tidak 70% siswa setelah dievaluasi bisa menjawab soal dengan benar dikatakan siswa telah lulus dalam kompetensinya/pelajaranya. Sedangkan keberhasilan guru dalam menyampaikan materi di kelas paling tidak 85% siswa lulus dalam evaluasi yang kita berikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Keuntungan dari pembelajaran berbasis internet dalah tidak mengenal waktu, dan dapat diakses dimana saja. Asal pengetahuan seputar internet sudah dikenalkan saat pertama kali siswa masuk ke sekolah. Sedangkan KBM di sekolah terbatas oleh waktu dengan kurikulum sekarang yang banyak mengurangi KBM produktif , terobosan pembelajaran produktif <strong><em><a href="http://smkn1bulakamba.sch.id/av">(jurusan)</a></em></strong> lewat internet sangatlah membantu.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong><em>Hayooo&#8230;siapa yang mau coba&#8230;.. :iloveindonesia<br />
</em></strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://smkn1bulakamba.sch.id/av/pembelajaran-produktif-berbasis-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

