SMK N 1 Bulakamba     « ..... Bagi yang ingin sukses .....»     Jl. Raya Kluwut - Bulakamba Kabupaten Brebes (52253)     Telp/Faks. (0283) 870277     email   :   smkbulak@yahoo.com   ;   info@smkn1bulakamba.sch.id

Sebagai subsistem pendidikan nasional, tanggung jawab terbesar yang diemban SMK NEGERI 1 Bulakamba adalah membangun bangsa melalui Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Karena itu SMK Negeri 1 Bulakamba harus selalu berada pada posisi terdepan dalam setiap upaya pembaharuan pendidikan khususnya dalam bidang Pendidikan Teknologi dan Kejuruan.

Menyadari posisi tersebut lembaga ini telah berketetapan hati untuk menjadi Lembaga diklat kejuruan yang berstandar internasional. Untuk mewujudkan semua itu SMK Negeri 1 Bulakamba dalam segala aspek harus berstandar pada standar dan mindset yang berlaku secara internasional.

Sebagai langkah awal untuk menjadi lembaga bertaraf internasional, SMK Negeri 1 Bulakamba berupaya mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen mutu (quality management system) sesuai standar ISO 9001 : 2000

Guru Juga Harus Belajar….

Pasti kita pernah mendengar ucapan dari guru waktu kita masih sekolah, disaat kita mempunyai nilai yang jelek dalam ulangan harian misalnya, Guru itu berkata : ” Belajar lagi yang rajin ya…., supaya nilainya bagus”. Atau saat kita malas belajar di kelas guru selalu memberikan motivasi  untuk giat belajar. Terkadang ada siswa yang bandel dan prestasinya menurun selalu berkata ” Belajar lagi yang giat….”. Belajar…..Belajar….dan Belajar. Itulah yang senantiasa diucapka oleh sebagian para Guru di sekolah. :nerd

Kalimat perintah yang senantiasa diucapkan hampir mengarah ke siswa. Tetapi apakah seorang Guru juga masih mau belajar ketimabang menyuruh siswanya untuk belajar….?. Jangan bilang karena sudah mengabdi sekian tahun maka sudah pengalaman dalam mengajar, Atau  karena materi yang disampaikan itu-itu saja sehingga seorang guru sudah dipandang begitu kompeten sehingga tidak mau untuk belajar lagi. :cd:

Ada beberapa alasan mengapa Guru harus juga Belajar di era seperti ini, diantaranya…:

1. Kurikulum yang sering berubah

Kurikulum dibuat untuk memberikan batasan materi yang akan disampaiakan di KBM suatu sekolah. Kurikulum biasanya mengacu kondisi dan situasi sekarang ini dan memang sebisa mungkin sifatnya harus bisa menyesuaikan keadaan jaman sehingga nantinya bisa diterapkan di kehidupan nyata kelak oleh siswanya. Seorang Guru kalau tidak bisa menyesuaikan cara mengajarnya sesuai kurikulum yang dibuat oleh sekolah maka tidak menutup kemungkinan siswanya juga tidak bisa menyesuaikan keadaan jaman sekarang ini.

2. Strategi Pembelajaran

Seorang Guru dituntut kreatif untuk bisa menyampaikan materi dalam berbagai penyampaian. Maka dari itu harus dibutuhkan strategi yang jitu supaya meteri itu bisa nyampai ke siswa. Karena kondisi kelas yang satu dengan yang lainnya pastilah berbeda karakteristiknya. Jadi jika seorang Guru tidak peka akan hal itu maka tidaklah mustahil mendapatkan hasil yang tidak maksimal dalam penyampaian materinya di kelas.

3. Penguasaan Kelas

Materi akan lebih cepat nyampai ke siswa manakala saat KBM di kelas berjalan sesuai dengan RPP yang dibuat oleh masing-masing Guru. RPP akan berjalan normal manakala seorang guru bisa menguasai kelas saat KBM berlangsung. Misal saat guru sedang mengajar kelas ramai tak terkendali atau ada beberapa siswa yang keluar masuk ke belakang tapi tidak ditegur sehingga kondisi kelas tidak kondusif untuk KBM. Padahal penguasaan materinya bagus dan tertata dengan rapi. Terkadang ini juga dilupakan oleh seorang Guru pada saat mengajar.

4. Mudah berbagi (Sharring) dengan siswa

Siswa sekarang beda dengan siswa jaman dulu, dimana siswa sekarang lebih peka dan kritis dengan kondisi yang ada di sekitar mereka. Semisal ada seorang guru yang hanya membaca buku dalam  menyampaikan di depan kelas mereka akan berkata ” wah gurunya aja baru membaca materi, gimana saya bisa…?”, atau gurunya hanya menyuruh sekretaris kelas menulis di papan tulis pastilah para siswa memandang guru tersebut kurang kompeten. Maka dari itu guru dituntut bisa share ilmu, karena tidak menuntut kemungkinan siswa lebih tau informasi materi seiring dengan kemajuan TIK yang bisa diakses oleh siswa sekarang ini. Guru sekarang janganlah merasa paling pinter dihadapan siswanya.

6. Membuat Model Pembelajaran

Diakui atau tidak, metode mengajar dengan hanya mengandalkan papan tulis (konvensional) adalah metode kuno yang sudah tidak jamannya lagi. Guru harus mahir membuat presentasi untuk disampaiakan dengan menggunakan LCD, harus bisa mengoperasikan Aplikasi power point, dan aplikasi lainnya. Intinya seorang guru seharusnya bisa mengoperasikan komputer untuk kebutuhan mengajarnya. Oleh karena itu Bukan buku lagi yang ditenteng masuk ke kelas, tetapi Laptop yang ditenteng ke kelas yang didalamnya sudah terisi perangkat pembelajaran untuk siswanya.

7. Mengetahui Teknologi internet

Ketinggalan jaman rasanya jika seorang guru tidak tahu teknologi internet sekarang ini. Begitu banyak ilmu yang dapat diakses oleh setiap orang (tidak menutup kemugkinan siswa), dan banyaknya jejaring sosial yang bisa digunakan untuk share dengan orang lain (tidak menuntut kemungkinan siswa) sehingga siswa dapat tahu dulu sebelum materi disampaiakn gurunya. Oleh karena itu kalo seorang guru tidak bisa mengakses ilmu-ilmu dari luar (internet) bisa saja kalah informasinya dengan siswanya sendiri.

Itulah sekilas gambaran yang saya rasakan, pentingnya belajar bagi seorang Guru sekalipun sudah berpengalaman dalam mengajar.

6 Respon ke “Guru Juga Harus Belajar….”

Tinggalkan balasan

CommentLuv Enabled
[+] kaskus emoticons
Cuaca Hari ini

ip address
Poling

Menurut Saya Tampilan Web ini....

View Results

Loading ... Loading ...
Geo counter

weather counter
Download file
Username
Password
Upload file
Username
Password