SMK N 1 Bulakamba     « ..... Bagi yang ingin sukses .....»     Jl. Raya Kluwut - Bulakamba Kabupaten Brebes (52253)     Telp/Faks. (0283) 870277     email   :   smkbulak@yahoo.com   ;   info@smkn1bulakamba.sch.id
Keluarga Besar SMK N 1 Bulakamba mengucapkan Selamat Idul Fitri 1431 H. "Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik, Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali." "Hari ini sebelum kita mengeluh tentang hidup, Fikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat." "Minal "Aidin Wal Faizin, Mohon Ma'af Lahir dan Batin."

Sebagai subsistem pendidikan nasional, tanggung jawab terbesar yang diemban SMK NEGERI 1 Bulakamba adalah membangun bangsa melalui Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Karena itu SMK Negeri 1 Bulakamba harus selalu berada pada posisi terdepan dalam setiap upaya pembaharuan pendidikan khususnya dalam bidang Pendidikan Teknologi dan Kejuruan.
Menyadari posisi tersebut lembaga ini telah berketetapan hati untuk menjadi Lembaga diklat kejuruan yang berstandar internasional. Untuk mewujudkan semua itu SMK Negeri 1 Bulakamba dalam segala aspek harus berstandar pada standar dan mindset yang berlaku secara internasional.
Sebagai langkah awal untuk menjadi lembaga bertaraf internasional, SMK Negeri 1 Bulakamba berupaya mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen mutu (quality management system) sesuai standar ISO 9001 : 2000
SMK Negeri 1 Bulakamba, Displin, Unggul, Iman danTrampil untuk mewujudkan mutu organisasi yang Akuntabel, Partisipatif, Inovatif dan Kreatif

Selamat Idul Fitri 1431 H

Idul Fitri sebagai rangkaian puncak ibadah Ramadhan tiba menyapa kita. Idul Fitri adalah mengembalikan seluruh hati, fikroh, dan jasad kita pada fitrah kemanusiaan setelah melalui masa pelatihan selama bulan Ramadhan.

Oleh sebab itu, mereka yang melalui ibadah Ramadhannya penuh dengan keimanan dan keikhlasan, berhak meraih kemenangan. Dan inilah hakekat kemenangan sejati.

Lantaran itu, ucapan dan doa yang baik layak dialamatkan bagi hamba-hamba Allah SWT yang lulus seleksi dengan kategori yang telah Allah tetapkan. “Semoga Allah SWT menerima amal ibadah engkau dan aku. Dan Semoga Allah SWT membahagiakan kita sepanjang masa.”

Ucapan saling mendoakan dan membahagiakan kepada sesama muslim memberi warna dan warisan baru bagi dunia. Ramadhan sebagai bulan pelatihan yang penuh berkah dan ampunan, telah meluluskan hamba-hambanya yang ikhlas.

Ramadhan mengubah paradigma di benak banyak orang, bahwa sesungguhnya dunia ruh yang penuh elanvital dan dinamika tidak mati. Kebangkitan ruh baru menjadi pengimbang bagi dominasi nafsu yang hampir 11 bulan mendominasi dunia manusia.

Memahami Makna Minal ‘Aidin Wal Faizin’

“Minal ‘aidin wal faizin”, demikian harapan doa yang kita ucapkan kepada sanak keluarga dan handai tolan pada Idul Fitri. Yang dimaksud ucapan ini dari segi bahasa yaitu
selengkapnya »

Elegi Merah Putih di Atap Rumahku

Empat belas Agustus, dua puluh delapan tahun yang lalu. Usiaku masih sembilan tahun. Aku masih ingat, tatkala itu, aku masih duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar. Tapi prahara bendera mungil yang sempat berkibar sebentar di atap rumahku itu seperti terjadi kemarin sore. Kibar bendera mungil yang kujahit dengan susah payah ketika aku kecil itu masih terpatri kuat dalam ingatanku. Aku sedih menatap bendera kecil itu tidak lagi berkibar di atas rumah, setelah ayah ditikam amarah.

Siang itu cakrawala kulihat berwarna kelabu, serupa warna sendu relung hatiku. Aku pulang dari sekolah dengan langkah lunglai, memakai sepatu dengan tali yang kusut dan berdebu. Aku terus melangkah, dahaga menggaruk tenggorakanku. Gang sempit ke arah rumahku lengang, dan aku ingin cepat sampai ke rumah. Tapi aku seperti digelayuti lelah untuk berlari.

Tidak tampak anak-anak kecil berseragam sekolah merah putih bermain di gang sempit itu, kecuali aku seorang diri –yang sedang berjalan pulang dengan galau. Tetapi, entah mengapa, siang itu kelengangan gang ke rumahku seperti berbeda. Angin berisik seperti mengabarkan kemerdekaan yang pernah diukir para pejuang di zaman dulu. Aku merasakan hembusan ruh pahlawan menelusup di sela-sela dedaunan tanaman di depan rumah tetangga-tetanggaku yang tampak sahdu.
selengkapnya »

Puasa (Bag. 2)

d. Wa ‘alal ladzina yuthiqunahu fidyatun tha’amu miskin (Dan wajib bagi orang yang berat  menjalankannya membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin) (QS Al-Baqarah [2]: 184).

Penggalan ayat ini diperselisihkan maknanya oleh banyak  ulama tafsir.  Ada  yang  berpendapat  bahwa pada mulanya Allah Swt. memberi alternatif bagi orang yang wajib puasa, yakni berpuasa atau berbuka dengan membayar fidyah. Ada juga yang  e~pendapat bahwa ayat ini berbicara tentang para musafir dan orang sakit, yakni  bagi  kedua  kelompok  ini  terdapat  dua  kemungkinan: musafir dan orang  yang  merasa  berat  untuk  berpuasa,  maka ketika  itu  dia harus berbuka; dan ada juga di antara mereka, yang pada hakikatnya  mampu  berpuasa,  tetapi  enggan  karena kurang  sehat  dan  atau  dalam  perjalanan,  maka bagi mereka diperbolehkan untuk berbuka dengan syarat membayar fidyah.

Pendapat-pendapat di atas tidak populer di kalangan  mayoritas ulama.  Mayoritas  memahami  penggalan  ini  berbicara tentang orang-orang tua  atau  orang  yang  mempunyai  pekerjaan  yang sangat  berat, sehingga puasa sangat memberatkannya, sedang ia tidak mempunyai sumber rezeki lain kecuali pekerjaan itu. Maka dalam  kondisi  semacam  ini. mereka diperbolehkan untuk tidak berpuasa dengan syarat membayar fidyah. Demikian  juga  halnya terhadap  orang  yang sakit sehingga tidak dapat berpuasa, dan diduga tidak akan sembuh dari penyakitnya. Termasuk juga dalam pesan  penggalan  ayat  di atas adalah wanita-wanita hamil dan atau menyusui. Dalam hal ini terdapat rincian sebagai berikut:
selengkapnya »

Puasa (Bag. 1)

MARHABAN YA RAMADHAN

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “marhaban”  diartikan sebagai “kata seru untuk menyambut atau menghormati tamu (yang berarti selamat datang).” Ia sama dengan ahlan wa sahlan  yang juga dalam kamus ersebut diartikan “selamat datang.”

Walaupun keduanya berarti “selamat datang” tetapi penggunaannya berbeda. Para ulama tidak menggunakan  ahlan  wa sahlan  untuk  menyambut  datangnya  bulan Ramadhan, melainkan “marhaban ya Ramadhan”.

Ahlan  terambil  dari  kata  ahl  yang   berarti   “keluarga”, sedangkan  sahlan  berasal  dari kata sahl yang berarti mudah. Juga berarti “dataran  rendah”  karena  mudah  dilalui,  tidak seperti  “jalan  mendaki”.  Ahlan  wa  sahlan, adalah ungkapan selamat datang,  yang  dicelahnya  terdapat  kalimat  tersirat yaitu,  “(Anda  berada  di tengah) keluarga dan (melangkaLkar1 kaki di) dataran rendah yang mudah.”

Marhaban terambil dari kata  rahb  yang  berarti  “luas”  atau “lapang”,  sehingga marhaban menggambarkan bahwa tamu disambut dan diterima  dengan  dada  lapang,  penuh  kegembiraan  serta dipersiapkan  baginya ruang yang luas untuk melakukan apa saja yang  diinginkannya.  Dari  akar   kata   yang   sama   dengan “marhaban”,  terbentuk  kata  rahbat  yang antara lain berarti “ruangan luas untuk kendaraan, untuk memperoleh perbaikan atau kebutuhan pengendara guna melanjutkan perjalanan.” Marhaban ya Ramadhan berarti “Selamat  datang  Ramadhan”  mengandung arti bahwa kita menyambutnya dengan lapang dada, penuh kegembiraan; tidak   dengan   menggerutu   dan   menganggap    kehadirannya “mengganggu ketenangan” atau suasana nyaman kita.
selengkapnya »

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN AKSES INFORMASI

Bagi bangsa Indonesia tiap-tiap  tanggal  17 Agustus merupakan hari yang sakral dan perlu dihormati secara khidmat dan penuh sukacita. Tanggal itu sebagai penanda bahwa Indonesia sudah merdeka   dan lepas dari belenggu penjajah. Biasanya perayaan di sana-sini diisi dengan perayaan dalam upaya perenungan diri. Begitu meluap-luap kegembiraan rakyat menyambut  kemerdekaan  ini  adalah  sesuatu yang wajar.  Apalagi  diketahui kemerdekaan yang diperoleh tidaklah mudah dan penuh pengorbanan. Tercatat dalam sejarah  sudah banyak ‘cucuran’ darah dan air mata yang disumbangkan  untuk merebut bumi  pertiwi ini.

Pada peringatan hari kemerdekaan ke-65 ini, kita akan lebih berbicara aspek kemerdekaan dalam konteks demokratisasi informasi.  Sedikit  orang mengetahui  pada masa-masa merdeka ini, apakah mereka sudah mendapatkan hak dan  kesetaraan akan kebutuhan informasi? Renungan inilah  yang sebenarnya  perlu  disoroti  dalam  memaknai arti hari kemerdekaan bagi kita semua sebagai bangsa Indonesia.

Jiwa, semangat dan keinginan untuk merdeka hendaknya tidak luntur begitu saja bagi kita bangsa Indonesia. Bila banyak orang beranggapan penjajah sudah pergi dari bumi pertiwi sejak tahun 1945, itu adalah kesalahan besar. Pada dasarnya penjajah itu datang silih berganti dengan segala bentuk dan rupa. Mulai dari sikap konsumerisme, narkoba, kriminalitas, kemiskinan,  putus  sekolah  dan lain-lain. Jadi  dapat dikatakan bahwa terpaan praktek-praktek  penjajahan itu adalah musuh yang nyata bagi pembangunan dan perkembangan bangsa Indonesia.

Salah satu yang sedang mencuat adalah masalah  globalisasi  informasi  yang  ditandai dengan perkembangan dunia teknologi informasi. Seperti kita sudah ketahui bahwa muncul lagi satu ruang baru yang biasa disebut orang dengan dunia maya atau digital. Dengan adanya temuan baru berkonsep bilangan biner ini  yang membuat orang mampu melakukan konvergensi  dengan  berbagai  media. Alhasil manusia  dapat  dengan  mudah  mencari apa saja   yang mereka  butuhkan.  Bermula dari pemikiran orang perorang yang sifatnya pribadi yang  dikenal  dengan  pengetahuan, berubah menjadi informasi yang diakui kesahihan dan kehandalannya di masyarakat. Kumpulan  informasi tersebut kemudian disimpan   dalam  layaknya  file-file komputer yang dikenal dengan data (Straubhaar, 2004).
selengkapnya »

Waktu saat ini
Get Adobe Flash player
Kalender Akademik
September 2010
M T W T F S S
« Aug    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Kirim atikel

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel pada website ini, silakan kirim lampiran artikel ke alamat e-mail dibawah ini

smkn1bulakamba@yahoo.com

Lampiran e-mail dalam format word.doc (microsoft word).
Downloads for Members
Username
Password